Gue kan pernah cerita kalau gue lagi sakit kan?
Dengan sok strongnya gue bilang " akan dibandung aja, dengan segala kondisi kesehatan gue yang semakin memburuk".

HAH, rupanya gue terlalu egois sama diri sendiri, gak mikirin betapa khawatirnya orangtua gue dirumah, dan pada akhirnya sekarang udah seminggu gue dirumah. Pulang dengan keadaan study gue yang belum beres, gak pernah bimbingan karena gak kuat jalan kekampus.

Ya.. orang liatnya gue sakitnya biasa aja, sama sih kaya mereka yang sakit kanker terlihat baik-baik saja padahal ada sakit yang dipendam. Seminggu dirumah wow mengasykan sekali. Ternyata jadi pengangguran itu enak, tapi sedih dengan adanya hiruk pikuk di grup WA yang mau bimbingan, yang cari ttd dosen. Dan gue dirumah?? Sedang menikmati wifi, download film, nonton tv sak puase, makan masakan ibu dengan berbagai macam menu. Asik yaa, asik bangetlah...

Namun disemua itu gue udah mulai bosen dengan obat yang harus gue minum setiap hari. Banyak, dan dengan segala macam jenis. Ada yang dihisap, diseduh, diminum langsung. Rasanya ada ratusan butir yang dokter kasih gue, kok gak habis-habis.

"Istirahat aja dulu kak, kata ibu". Itu pas awal-awal dirumah jangan nyapu, jangan nyuci piring, pokoknya disuruh tidur-tidur aja. Pas kesini-sini badan sudah terlihat bugar sederet pekerjaan rumah itu mau tidak mau ya kudu dikerjakan. Padahal nih ya bangun tidur masih pusing-pusing dikit, dada masih sesak-seka dikit, Alhamdulillah dikit. 

Keinginan gue balik ke bandung dan menikmati hidup kosan juga belum bulat, gue masih suka ngerasa "yaaaaaah" gitu, kalau ngebayangin dikosan harus masak sendiri, makan sendiri dan gak ada wifi hahahah...

Se asik asiknya dirumah gue masih sangat kepikiran sama skripsi gue, berbagai cara dilakukan agar menguatkan diri "kamu bisa, Tetap semangat".

0 Comments